Baterai lithium ion banyak digunakan pada perangkat elektronik dan kendaraan listrik. Namun, setelah masa pakainya habis, baterai ini menjadi limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang dapat menimbulkan masalah serius:
Pengelolaan limbah lithium ion tidak bisa dilakukan sembarangan. Penanganan yang benar memastikan:
Melindungi tanah, air, dan udara dari pencemaran logam berat yang berbahaya bagi ekosistem.
Mencegah risiko kebakaran dan ledakan akibat penanganan baterai yang salah.
Seluruh proses mengikuti standar resmi pengelolaan limbah B3 yang ditetapkan pemerintah.
Mengubah limbah menjadi material bernilai untuk mendukung ekonomi sirkular dan masa depan hijau.
Kami menyediakan layanan profesional untuk penanganan limbah lithium ion dengan tahapan.
Baterai dikumpulkan dalam wadah khusus tahan api dan anti bocor untuk mencegah kebocoran bahan kimia serta meminimalisir risiko kebakaran.
Material berharga seperti litium, kobalt, dan nikel diproses dengan teknologi modern untuk dimanfaatkan kembali dalam industri.
Setiap baterai dipilah dan diidentifikasi sesuai jenis serta kondisinya agar proses pengolahan lebih efisien dan tepat sasaran.
Sisa limbah yang tidak dapat didaur ulang dimusnahkan dengan metode ramah lingkungan sesuai standar regulasi pemerintah.